Cari Blog Ini

Selasa, 19 Juni 2012

Hajar PSPS, Persija Naik ke Posisi ke-4

Persija Jakarta yang memainkan laga kandangnya di stadion Segiri Samarinda, tampak tidak dapat mengembangkan permainan di awal babak pertama.

PSPS Pekanbaru yang berstatus sebagai tim tamu lebih mengancam gawang tim Macan Kemayoran yang dikawal oleh Andritany. Pada menit ke-10, memanfaatkan kesalahan antisipasi bek Persija, April Hadi melepaskan tembakan voli keras yang masih dapat ditepis oleh kiper.
Patrice Nzekou mengancam 13 menit kemudian, ia hampir membuat PSPS unggul andai saja dapat menyambut umpan silang dari rekannya. Beruntung Andritany dapat sedikit membelokkan arah bola sehingga bola tidak berhasil ditanduk Nzekou.

Namun, pada menit ke-24, Persija berhasil memecahkan kebuntuan pertandingan ini. Memanfaatkan umpan Hasyim Kipuw, Pedro Javier yang tidak terkawal dengan mudah menceploskan bola dengan tandukannya.



Pada menit ke-36, melalui serangan balik cepat, Persija berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Pedro yang bebas tanpa kawalan dengan lihai mengecoh dan melewati kiper, dan kemudian menjebol gawang PSPS yang kosong.

PSPS mencoba tampil lebih menekan di awal babak kedua, namun, beberapa peluang yang mereka dapatkan melalui tendangan bebas tidak dapat dimanfaatkan dengan baik.

Persija berangsur-angsur kembali menguasai permainan. Pada menit ke-57, Ramdani Lestaluhu hampir memperlebar kedudukan sayang usahanya masih digagalkan mistar gawang. Setelah itu, giliran PSPS yang kurang beruntung, umpan silang yang matang dihalau oleh Fabiano namun bola malah meluncur ke gawang, sendiri tetapi tiang gawang masih menyelematkan Persija.

Pada menit ke-68, giliran Jeong Kwang-Shik yang bernasib sama seperti Ramdani, berhasil melewati bek PSPS, ia melepaskan tembakan di dalam kotak penalti yang kembali hanya membentur mistar gawang.
Namun, tiga menit kemudian, Persija akhirnya berhasil memperlebar kedudukan. Pedro berhasil menyambut umpan Oktavianus dengan sontekannya namun bola membentur mistar gawang, bola muntah blangsung disambar oleh Bambang Pamungkas untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Pada menit ke-84, melalui skema yang sama, Pedro kembali menyambut umpan matang dari Oktavianus. Kali ini melalui tandukannya, Pedro berhasil menjebol gawang Fauzal Mubaroq sehingga ia mencatatkan hat-trick dan mengubah kedudukan menjadi 4-0.

Kedudukan tersebut akhirnya tetap bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Kemenangan tersebut membawa Persija kembali ke empat besar, sementara PSPS tetap tertahan di posisi ke-14 klasemen sementara ISL.
Pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan bersyukur timnya berhasil meraih poin penuh dalam laga "usiran" lanjutan Indonesia Super League (ISL) menghadapi PSPS Pekanbaru, Selasa (19/6) sore, di Stadion Segiri Samarinda.

"Kemenangan Ini adalah hasil kerja keras para pemain. Anak-anak mampu mengartikan apa yang saya sampaikan sebelum pertandingan," terang Iwan kepada wartawan dalam konfrensi pers usai pertandingan
Iwan mengaku senang dengan tim lawan yang telah bermain terbuka dan itu sangat menguntungkan timnya.

"Permainan yang diterapkan lawan sangat bagus buat kita, terbukti dengan kerberhasilan kita membobol gawang lawan," paparnya.

Sementara itu, pelatih PSPS Pekanbaru Mundari Karya mengakui kekalahan timnya atas Persija Jakarta di pertandingan ini. Ia tak ingin menyalahkan pemainnya atas kekalahan yang didapat timnya.

"Anak-anak sudah bermain maksimal. Jadi kami kira ini anggap hasil yang realistis," tuturnya.

Kekalahan timnya dipertandingan ini akibat dari kondisi pemain yang tidak dalam kondisi bagus.

"Tiga laga yang kami jalani di sini sangat berat, dan ini sangat menguras tenaga pemain. Kita juga terlalu lama di sini, sehingga membuat jenuh para pemain," imbuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar