Cari Blog Ini

Rabu, 24 Oktober 2012

Tidak Punya Biji Kemaluan , kalah di Pengadilan , Jakarta FC tetap mau pake Nama Persija

Perkara dualisme klub yang melanda Persija Jakarta memasuki babak baru. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Selasa (23/10/2012) telah memutuskan bahwa tim yang memenangkan gugatan adalah Persija ISL, dan dengan demikian tim yang diperkuat oleh Bambang Pamungkas itu telah sah secara hukum sebagai Persija yang asli. Namun, kubu lawan, yakni  jakarta fc, seperti tiak punya biji kemaluan dan ogah berganti nama dan tetap akan memakai nama Persija.
Setelah tampuk kepemimpinan PSSI beralih dari rezim Nurdin Halid ke era Djohar Arifin Husin, timbul beberapa masalah krusial, termasuk adanya dualisme klub. Persija adalah salah satu klub yang menjadi korban kloningan.
Di kompetisi musim 2011/2012, ada dua tim Persija dengan kepengurusan yang berbeda dan tampil di kompetisi yang berbeda pula, yakni di Indonesia Super League (ISL) dan di Indonesia Premier League (IPL).

Hanya Ada Satu Persija!

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur akhirnya menyatakan keputusan akhir dengan memenangkan gugatan Persija Jakarta. Hakim ketua menyatakan menolak segala eksepsi (jawaban tergugat) dan menetapkan bahwa:
1. PT Persija Jaya bukan administrator klub Persija Jakarta.
2. PT Persija Jaya tidak berhak membentuk klub apapun dengan memakai nama Persija Jakarta.
3. PT Persija Jaya harus membatalkan pendaftaran atas nama Persija Jakarta di Kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) yang pernah dilakukan pada Oktober 2011.
Selain itu, pihak tergugat dikenakan sanksi yaitu biaya perkara yang telah bergulir karena terbukti melawan hukum.

Kamis, 18 Oktober 2012

Sidang intervensi Persija menuju akhir

Sidang intervensi Persija Jakarta kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Selasa, 11 September 2012 dengan agenda pemaparan saksi dari pihak tergugat. Adapun saksi yang dihadirkan adalah Sdr. Tumbur Falmer dan Sdr. Amran. Keduanya mengaku sebagai panitia pelaksana pertandingan Persija oleh PT Persija Jaya.
Sebelumnya, sidang intervensi Persija Jakarta berlangsung pada Selasa, 28 Agustus 2012 dengan agenda pemaparan saksi terkait tuntutan klub-klub internal penggunaan nama Persija oleh pihak tergugat tanpa izin. Saksi yang dimintai keterangan adalah Bpk. Kusheri (Ketua Umum Klub RPM) selaku perwakilan klub internal  dan Ferry Indrasjarief selaku pendiri Jakmania dan pengurus tim Persija Jakarta.

Sabtu, 13 Oktober 2012

Bruno Zandonadi Berpulang ke Pangkuan Pencipta , akan dimakamkan di Brazil

SETELAH berjuang melawan penyakit kanker otaknya selama sembilan hari, akhirnya pesepakbola asal Brazil Bruno Zandonadi menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 09.00WIB di Rumah Sakit Usada Insani, Kota Tangerang.
"Bruno sekarang masih di kamar jenazah. Diketahui meninggal oleh perwat tadi pagi mas," kata adik ipar Bruno, Meriza Sandjaya Sabtu (13/10) siang.
Menurut Meriza, Bruno akan dimakamkan di Brazil negara asal Bruno. Namun, meriza belum mengetahui, kapan jenazah Bruno akan diterbangkan ke negri samba tersebut.
"Kemungkinan besar setelah semua surat-surat selesai diurus. Tapi, nggak tahu hari ini atau besok. Yang penting kami akan urus dulu almarhum secara islam karena dia mualaf," ungkap Meriza.
Pesepakbola ini meninggalkan seorang istri, Arniza As dan seorang putri Isabel Nazwa Zandonadi. Ia mulai berkarir di Indonesia sejak tahun 2004 dengan membela Petrokimia. Setelah itu, ia pun melanglang buana di klub-klub besar, seperti Persita, Persikota, Persiba Balikpapan dan PSIS Semarang.

Kamis, 11 Oktober 2012

Makin Nekat & Gila , PSSI Djohar cari Muka ke FAM Malaysia

MAKIN tersudut, PSSI Djohar Arifin Husin makin nekat dan gila. Keputusan yang dibuat bersama AFC dan FIFA pun ditabrak.
PSSI pimpinan Djohar dkk dengan segala langkah kerjanya sejak dipilih lewat Kongres Luar Biasa (KLB) 9 Juli 2011 di Solo, sesungguhnya makin amburadul. Kompetisi Indonesia Premier League (IPL) tak berkualitas sehingga dicueki publik dan ditinggalkan sejumlah klub pesertanya, timnas bentukan mereka pun tak keruan.

Rudi Setiawan : The Jakmania Kalian AMAZING!!!

Musim 2011-2012 skuad Persija Jakarta diisi oleh pemain-pemain muda. Kebijakan ini juga yang membuat Persija Jakarta mendapat apresiasi positif dalam rapat evaluasi Indonesia Super League Agustus lalu. Salah satu pemain muda yang mendapat sorotan adalah Rudi Setiawan. Pemain kelahiran 13 Januari 1993 ini menjawab kepercayaan pelatih dengan bermain apik di sejumlah pertandingan Macan Kemayoran.
Berikut ini hasil wawancara singkat dengan pemain yang akrab dipanggil Bogel ini :

Persija Mulai " Bergerak"

Menghadapi musim Indonesia Super League 2012,13, Persija Jakarta resmi merekrut beberapa pemain baru yang akan memperkuat skuad Macan Kemayoran. Pemain tersebut adalah Daryono (Diklat Salatiga), Barkah Crustian (Persepam Pamekasan), Anindito Wahyu (Mitra Kukar), Abduh Lestaluhu (SAD Uruguay), Feri Komul (PSAP Sigli) dan  Gustavo Lopez (Persela Lamongan). Sedangkan satu pemain Persija U21 berhasil masuk ke skuad senior yaitu Gilang Harahap yang didaulat melapisi benteng pertahanan Persija Jakarta.
Sementara itu, tiga pemain resmi dilepas Persija Jakarta yaitu Hasim Kipuw, Jeong Kwang Sik, Robertino Pugliara dan Precious Emuejeraye.
“Terima kasih buat Persija yang telah membina aku sampai sekarang dan terima kasih buat Jakmania yang selalu ada buatku. Berat rasanya untuk berpisah tapi kalian (The Jak) akan selalu di hatiku. Maaf kalo belum bisa memberikan yang terbaik untuk tim Persija,” ujar Hasim Kipuw.
Persija Jakarta mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dan pengabdian para pemain selama memperkuat tim Persija. Semoga karir dan kesuksesan menyertai setiap pemain dan Persija Jakarta tetap di hati.

Rabu, 12 September 2012

Claudius Dipo Alam Ingin Berseragam Persija

Pemain kelahiran Jakarta, 15 Februari 1989 yang kini memperkuat salah satu klub Major League Soccer (MLS) Chivas USA Academy, Dipo Alam mengungkapkan keinginannya berseragam Persija Jakarta.
Hal tersebut diungkapkan Dipo saat memperkuat Tunas Jaya, salah satu klub Internal Persija, dalam pembukaan kompetisi Internal Persija, yang berlangsung di Stadion Sumantri Brodjonegoro, Jakarta (9/9).
“Sangat ingin, apalagi dekat dengan rumah, dan tempat kelahiranku,” ungkap Dipo terkait keinginannya membela Macan kemayoran.
Dipo, sebelum bermain di MLS, mengawali kariernya di SSB ASIOP, lalu sempat bergabung dengan Persija Timur U-18.

Selasa, 11 September 2012

Sidang intervensi Persija menuju akhir

Sidang intervensi Persija Jakarta kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Selasa, 11 September 2012 dengan agenda pemaparan saksi dari pihak tergugat. Adapun saksi yang dihadirkan adalah Sdr. Tumbur Falmer dan Sdr. Amran. Keduanya mengaku sebagai panitia pelaksana pertandingan Persija oleh PT Persija Jaya.
Sebelumnya, sidang intervensi Persija Jakarta berlangsung pada Selasa, 28 Agustus 2012 dengan agenda pemaparan saksi terkait tuntutan klub-klub internal penggunaan nama Persija oleh pihak tergugat tanpa izin. Saksi yang dimintai keterangan adalah Bpk. Kusheri (Ketua Umum Klub RPM) selaku perwakilan klub internal  dan Ferry Indrasjarief selaku pendiri Jakmania dan pengurus tim Persija Jakarta.
Sidang pertama kasus intervensi Persija yang digelar Rabu 7 Desember 2011 di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan agenda mediasi. Namun hasilnya belum menemui titik terang, karena dari pihak tergugat tidak hadir di persidangan tersebut. Sidang selanjutnya tercatat pada tanggal 28 Desember 2011, 11 & 17 Januari 2012, 7 & 9 Februari 2012, 5 Maret 2012, 10 & 17 April 2012, 15 Mei 2012, 5 & 26 Juni 2012, 10 & 17 Juli 2012 dan pemanggilan tergugat untuk mediasi serta pemaparan bukti dianggap gagal karena para tergugat selalu tidak hadir dalam persidangan.
Sidang intervensi Persija Jakarta membawa dua agenda penting yaitu perubahan susunan direksi dan saham dalam tubuh PT Persija Jaya dan penggunaan nama Persija Jakarta oleh pihak di luar Persija tanpa izin. Sejak awal, pihak tergugat tidak pernah menghadirkan saksi sehingga sidang terhambat.
Mengenai sidang selanjutnya, hakim memutuskan akan dilaksanakan minggu depan dengan pemaparan saksi ketiga dari pihak tergugat.
“Sidang hari ini akhirnya bisa mengangkat fakta-fakta yang sebenarnya berdasarkan pengakuan saksi. Semoga kasus ini sudah menuju titik akhir demi Persija Jakarta,” ujar kuasa hukum Persija, Gusti Randa.

Kamis, 06 September 2012

Bepe Tolak Timnas Versi La Nyalla

Kapten tim nasional Bambang Pamungkas (Bepe) mengisyaratkan tidak bergabung ke timnas bentukan PSSI versi La Nyalla Mattalitti. Hal ini diungkapkan Bepe melalui akun twitternya @bepe20.

Meski tak secara terang-terangan menolak bergabung, namun Bepe menegaskan untuk tidak meninggalkan Jakarta. Seperti diketahui timnas yang akan dilatih Alfred Riedl itu akan melakukan pemusatan latihan di Batu Malang.

"Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada siapapun, dengan ini saya memutuskan untuk bertahan di Ibukota.. #Sekian dan #TerimaKasih," tegas Bepe melalui akun twitternya, Kamis (6/9).

Timnas versi La Nyalla akan melakukan pemusatan latihan di Malang selama 2,5 pekan. Selanjutnya mereka akan melakukan pelatihan di luar negeri.

Tanda-tanda Bepe akan mangkir dari timnas La Nyalla Mattalitti terlihat saat dirinya tidak mengikuti gala dinner di Hotel Ritz Carlton, kemarin. Selain Bepe, beberapa langganan timnas lainnya seperti Firman Utina, Ponaryo Astaman dan M Ridwan juga tidak hadir